Keadilan Milik Semua Orang
Keadilan adalah wujud nyata dari kejujuran; jujur dalam memberikan hak. Semua orang pasti setuju, kalau adil itu adalah perbuatan baik universal. Apapun agama seseorang, pasti akan senang jika diperlakukan dengan adil, dan begitu juga sebaliknya.
Allah sendiri menyuruh kita secara khusus untuk berbuat adil,
اِنَّ اللّٰهَ
يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ “Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil” (Qs.An-Nahl:90)
Tentu sebelum
Allah menyuruh kita untuk adil, Dia telah menunjukan keadilanNya terlebih
dahulu kepada kita. Salah satu contohnya ada pada setiap syariat yang
diturunkan. Kalaupun kita tidak menemukan keadilan dalam syariat tersebut, maka
bukan syariatnya yang salah, tapi akal kita yang belum sampai dalam
memaknainya.
Saking tegasnya
islam mengatur keadilan, rasulullah sendiri mencontohkan seberapa pentingnya
berlaku adil sampai kalau putrinya mencuri, maka beliau sendiri yang akan
memotong tangannya:
“Demi
Allah, bahkan seandainya Fatimah putri Muhammad mencuri, niscaya aku sendiri yang akan memotong
tangannya!”.
(HR. Bukhari no. 6788 dan Muslim no. 1688).
Sangat tegas bukan? Begitu juga seharusnya kita menegakan
keadilan sebagai muslim.
Setelah kita
tahu seberapa pentingnya berbuat adil, kepada siapa dan bagaimana kita harus
berbuat adil?
1.
Istri-istri bagi
mereka yang poligami
(ini
menarik, karena aku juga baru tahu! Makanya plis aku gamau di poligami;)) adil
dalam poligami berarti adil dalam memberikan nafkah dan jatah waktu, bukan pada
rasa. Karena rasa jatuhnya diluar kendali seseorang, maka jika ia memiliki rasa
lebih pada salah satunya ia tidak dosa, tapi jika rasa tersebut menjadikan ia
berbuat tidak adil pada salah satunya, maka hal tersebut menjadi dosa.
2.
Anak
Ketidak adilan
kita kepada anak dapat menggoreskan luka batin kepada mereka, maka berhati-hatilah
dalam berbicara dan berlaku kepada mereka.
3.
Ketika memberikan
penilaian
Apakah penilaian
yang kita berikan objektif atau tidak? Karena memberikan penilaian sesuai ego
juga termasuk sebuah ketidak adilan.
4.
Ketika menjatuhkan
hukum
Rusaknya keadilan
adalah saat hukum sudah dapat diperjual belikan,
“Sesungguhnya yang telah membinasakan umat sebelum kalian
adalah jika ada orang terhormat dan mulia di antara mereka mencuri, mereka
tidak menghukumnya. Sebaliknya jika orang rendahan yang mencuri, mereka
tegakkan hukuman terhadapnya.
(HR. Bukhari no. 6788 dan Muslim no. 1688).
5.
Diri sendiri dengan ibadah
Orang yang tidak adil kepada dirinya adalah orang yang
termasuk dalam mereka yang melakukan kerusakan. Jangan sampai kita beribadah berlebihan
sampai melupakan istirahat -tapi kalo untuk kita mungkin ini ga relate sih,
wkwk astagfirullah.
Maka begitu juga sebaliknya, leha-leha itu diperbolehkan,
tapi jangan sampai mendominasi hidup kita, karena diri kita juga memiliki hak
asupan iman.
6.
Nafkah
Berlaku adillah dalam memberikan nafkah, entah kepada siapaun
itu yang ada di bawah tanggung jawab kita.
Terakhir, karena islam tidak akan tegak sampai keadilan dapat
ditegakkan; maka semoga kita bisa jadi bagian dari orang-orang yang dapat
berlaku adil dalam setiap perkataan dan perbuatan, agar di akhirat kelak kita
berada pada barisan yang memperjuangkan agamaNya.
Aamiin.
Semoga ada manfaat yang bisa diambil~
Komentar
Posting Komentar