Apa yang dicari dari Bersabar?
Seberapa banyak motivator atau bahkan orang-orang disekitar kita yang menasihati kita untuk bersabar di kala susah, tapi kata sabar itu sendiri terasa begitu hambar?
Sebelum ini aku termasuk yang ga suka kalau dapat nasihat untuk bersabar. Karena bahkan aku sendiri ga ngerti
sebenernya sabar itu apa? Menurutku itu sesuatu yang ga terdefinisikan. Kita harus nunggu sesuatu, harus menerima keadaan, tapi juga berasa ga ngapa-ngapain karena
bahkan sabar itu sendiri ga ada bentuknya. Tapi dari sini aku jadi tahu, bahwa ternyata sabar itu tidak berdiri sendirian.
Orang yang sedang mengejar dunianya butuh
kesabaran untuk mendapatkan hasil. Kita yang sedang mengejar akhirat juga butuh
kesabaran untuk mendapatkan hasil. Jadi apa sebenarnya pembeda kita yang
sama-sama butuh sabar dalam segala hal?
مَنْ يَّتَّقِ وَيَصْبِرْ فَاِنَّ اللّٰهَ لَا يُضِيْعُ اَجْرَ
الْمُحْسِنِيْنَ “Sesungguhnya
barangsiapa bertakwa dan bersabar, maka Sungguh, Allah tidak menyia-nyiakan
pahala orang yang berbuat baik.” (Qs.Yusuf:90)
Allah berkali-kali sandingkan kata sabar dengan
takwa dalam Al-Quran, salah satunya pada surat Yusuf. Ini memberikan makna bahwa
level sabar kita setara dengan level ketakwaan kita.
Meningkatkan Sabar = Meningkatkan takwa.
Belajar dari pendiri KFC, Kolonel Sanders, yang
baru sukses di umur 62 tahun. Dia butuh kesabaran sepanjang itu sebelum
akhirnya menyambut kesuksesannya. Tapi apa yang ia dapat ditengah-tengahnya? Ia
hanya mendapatkan sekedar ‘hasil akhir’ dari kesabarannya selama ini.
Sedangkan Allah tidak pernah melihat hasil akhir
dari seorang hambaNya. Allah selalu melihat proses dari bagaimana ia
mendapatkan hasil akhir tersebut. Dan fungsi sabar yang dibarengi dengan
ketakwaan adalah menurunkan pertolongan Allah ditengah-tengahnya; memudahkan kita dalam setiap proses bersabar.
Mereka yang sabar mungkin akan mendapatkan hasil,
tapi tidak akan mendapatkan keberkahan ditengah-tengahnya. Sebab sabarnya
hanya sabar. Sabar yang sama dengan sabarnya mereka yang hanya mengejar dunia. Padahal
yang kita sedang cari adalah keberkahan Allah di sepanjang proses kesabaran kita.
Mereka yang sedang berjuang di jalan kebathilan pun butuh kesabaran; juga merasakan lelah, cape, letih. Sama seperti kita. Tapi mereka tak memiliki apa-apa yang mereka kejar dibalik lelahnya, selain hanya hasil akhir, disaat kita punya ridha Allah sebagai target utama.
Ada ridha Allah yang kita kejar dalam proses bersabar, dan itu tidak bisa diraih jika kita tidak barengi setiap sabar dengan takwa. Maka pantas saja jika sabar kita masih terasa hambar, sebab mungkin belum kita barengi dengan meningkatkan ketakwaan kita.
Semoga ada manfaat yang bisa diambil~
Komentar
Posting Komentar