FOMO

Baru-baru ini sempet ada yang nanya, “Gimana caranya supaya kita ga FOMO?” “Gimana caranya biar kita gaperlu ngikutin standar sosial?” kurang lebih pertanyaannya begitu.

Wah, bagiku ini menarik.

Kali ini aku akan berbagi opini! -purely my opinion. Jadi kalo dari kalian ada yang kurang setuju atau punya pandangan lain, kalian bisa share lewat kolom komentar~

Aku bakal mandang hal ini adalah sesuatu yang biasa dimiliki oleh manusia, jadi ya.. wajar. Kayak bandingin diri sama orang lain, terikat standar, sampe gamau ketinggalan sama orang-orang sekitar.

Dan menurutku hilangin rasa itu bukan solusi sama sekali. Bilang ke diri “Jangan FOMO!” “Jangan banding-bandingin diri!” tapi disaat yang bersamaan juga gabisa apa-apain rasa karena emang udah bawaannya manusia kayak gitu.

Jadi solusinya apa dong? Aku bakal jawab, ubah lingkungan.

Karena ‘standar sosial’ tidak ada dalam kendali, maka kita gabisa ubah itu. Tapi kita masih punya ‘standar diri’ yang bisa kita tentukan sesuai ingin kita. Kita mau jadi orang seperti apa? Apa prioritas dalam hidup kita? Apa yang ingin kita capai dalam hidup? Sehingga kita akan tahu lingkungan apa yang seharusnya kita miliki; sesuai dengan standar kita, bukan malah kita yang terombang ambing ditengah” standar orang.

Kebanyakan kesalahan dari kita adalah takut untuk meninggalkan lingkungan yang sekarang kita miliki, meski sudah tahu kalau itu bukan yang kita ingini. Padahal dengan begitu kita hanya sedang memperpanjang perdebatan batin yang sedang kita alami.

Merubah lingkungan bisa kita mulai dari siapa dan seperti apa orang-orang yang ingin kita jadikan standar, pilah-pilih siapa yang akan kita follow di sosmed, siapa yang akan kita jadikan idola, sampai siapa yang akan kita jadikan teman main.

Karena daripada kita berusaha keras agar tidak terbawa ‘standar sosial’, kenapa ga kita mulai ubah aja lingkungan kita dengan mereka yang punya standar hidup yang sama dengan kita?

Misal ada mereka yang melihat value dari harta, tapi kita engga. Dengan kita masih bersama mereka, maka perdebatan batin kayak gini ga bakal pernah ada ujungnya. Tapi coba bayangin kalo lingkungan kita yang juga sama-sama yang ga ngeliat value dari harta; kita gaakan perlu ngelawan ‘standar sosial’ lagi, toh standar sekitar kita sudah sama.

Ini juga berlaku ke banyak hal. Mengelilingi diri dengan mereka yang se-value dan menjaga jarak dengan mereka yang tidak se-value, akan sangat amat memudahkan hidup kita. Termasuk ga lagi perlu merasa FOMO sampai terbebani dengan standar sosial. Karena kita sudah tahu informasi apa saja yang kita butuhkan dan mana yang tidak. Juga sudah punya standar sendiri dari mana kita ingin value kita terukur, sehingga tak lagi perlu repot-repot bandingkan diri dengan yang lain.   

Semoga ada manfaat yang bisa diambil~

Komentar

Postingan Populer