Happy Ending
Bayangin kalau kita sudah tahu jalan hidup kita akan happy ending.
Bayangin kalau seberat apapun yang sedang
kita rasakan dan hadapi sekarang, kita juga tahu kalau akhirnya nanti sudah
pasti akan baik dan membahagiakan.
Pasti semua hal yang sedang kita
hadapi akan terasa lebih ringan, bukan? Atau setidaknya menjadikan kita lebih
kuat dalam menghadapi setiap rintangan. Karena kita sudah dapat jaminan, bahwa
akhirnya sudah pasti akhir yang memuaskan.
Dan Maha Baik Allah,
وَٱلْعَٰقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ “Dan kesudahan yang baik
adalah bagi orang-orang yang bertakwa". (Al-A’raf:128)
Allah langsung yang ngasih jaminan ke kita, bahwa
akhir yang baik bagi mereka yang bertakwa! Bener-bener jaminan langsung dari
yang menciptakan kita. Dan gaperlu diraguin, makna kata baik kalau sudah Allah
langsung yang katakan.
Pelajarannya jadi sederhana:
Seberat apapun sekarang kita sedang menjauhi maksiat;
maka akhir yang baik baginya.
Seberat apapun sekarang kita sedang menjaga istiqomah
dalam ketaatan; maka akhir yang baik baginya.
Seberat apapun sekarang kita sedang menuntut ilmu;
maka akhir yang baik baginya.
Setiap apa-apa yang kita usahakan dalam jalan
ketakwaan, insyaallah sudah pasti akhir yang baik baginya.
Jika ayat ini kita jadikan pegangan dalam keseharian
kita, tentu kita akan mendapatkan kelapangan dan optimisme dalam hidup kita.
Bagaimanapun bentuk ‘gagal’ yang sedang kita hadapi
sekarang di dunia, selama semuanya dalam konteks ketaatan, maka kita akan paham
bahwa gagal itu bukan apa-apa. Pun Allah selalu melihat proses, bukan hasil.
Sekarang kita sudah tahu bagaimana cara mendapatkan ‘happy
ending’ milik kita sendiri, maka pertanyaannya tinggal apakah kita mau
atau tidak mengejar happy ending tersebut?
Jika mau, maka jawabannya sesederhana, mari kita hidup
dalam jalan takwa!
Semoga ada manfaat yang bisa diambil~
Komentar
Posting Komentar