Jika Sihir Nyata, Lalu Kita Harus Apa?

Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Sulaiman.

Sulaiman itu tidak kafir tetapi setan-setan itulah yang kafir, mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di negeri Babilonia yaitu Harut dan Marut.

Padahal keduanya tidak mengajarkan sesuatu kepada seseorang sebelum mengatakan, “Sesungguhnya kami hanyalah cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kafir.”

Maka mereka mempelajari dari keduanya (malaikat itu) apa yang (dapat) memisahkan antara seorang (suami) dengan istrinya.

Mereka tidak akan dapat mencelakakan seseorang dengan sihirnya kecuali dengan izin Allah. Mereka mempelajari sesuatu yang mencelakakan, dan tidak memberi manfaat kepada mereka.

Dan sungguh, mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.”

(Qs.Al-Baqarah ayat 102).

Kalau ada yang masih ragu sebenarnya sihir itu ada atau tidak? Maka ayat ini hadir sebagai bukti bahwa sihir itu ada dan nyata. Sihir sendiri termasuk dajjal kecil, yang mana keberadaan ada untuk menyambut kehebatan sihir dajjal nantinya.

Tapi kita tak perlu takut,

وَلَا يُفْلِحُ السّٰحِرُ حَيْثُ اَتٰ “Dan tidak akan menang pesihir itu, dari mana pun ia datang.” (Qs.Thaha:69)

Karena ayat ini hadir sebagai jaminan dari Allah langsung bahwa kita sebagai muslim pastilah terjaga, sihir tidak akan pernah menang selama kita beriman kepada Allah SWT.

Kalaupun kita terkena sihir, maka bukan dikarenakan sihir itu kuat, tapi karena hal tersebut sudah bagian dari takdir kita; “Mereka tidak akan dapat mencelakakan seseorang dengan sihirnya kecuali dengan izin Allah.

Bahkan sekelas Rasulullah pernah terkena sihir. Walaupun hikmahnya adalah untuk memberikan contoh kepada kita umatnya, bagaimana cara melepaskan diri dari sihir.

Sihir termasuk kepada kesyirikan. Sihir disini bukan sekedar yang mengandung mantra-mantra aja, tapi juga termasuk ramalan. Terus kalau kita sekedar dengerin aja tapi ga percaya gimana? Kan ga percaya? Maka hal tersebut sudah termasuk kufur terhadap ajaran yang dibawa oleh Rasulullah.

Dari poin kesebelas ini kita diajak untuk jangan sampai takut terhadap ancaman-ancaman yang mengandung sihir. Tapi juga jangan sampai sombong, apalagi sampai minta disihir.

Masalah yang terjadi sekarang adalah kultur kita yang sudah menganggap praktek sihir, dukun, dan sejenisnya biasa. Bahkan penampakan dukun sekarang sudah banyak yang tak lagi terlihat menyeramkan, ga sedikit juga malah yang mengaku sebagai ustadz, padahal yang ia bawa dan ajarkan bukanlah ajaran islam.

Maka kita disarankan untuk rajin menjaga dzikir, malah kalau bisa tambah juga dengan ruqyah mandiri. Jangan dibayangkan bahwa ruqyah mandiri itu yang kita harus baca ayat-ayat panjang, lakuin A, lakuin B; repot-lah pokoknya. Karena cukup dengan membaca ‘tri-kul’ sambil diniatkan untuk ruqyah diri saja, itu sudah termasuk dari ruqyah mandiri.

Ada kisah dari seorang dukun yang sudah bertobat, waktu itu ia pernah punya rencana untuk menyantet seorang perempuan. Tapi berkali-kali ia coba, selalu santetnya gagal. Bahkan diceritakan sampai sang dukun menambah level ilmu hitamnya, namun masih juga usahanya gagal. Setelah dicari tahu, ternyata sang wanita ini selalu menjaga dzikirnya. Sehingga santet yang ingin ia kirimkan tidak berhasil terkirim.  

Sekian poin kesebelas! Aku sendiri kurang relate dengan bahasan kali ini. karena Alhamdulillah sampe sekarang belum -dan jangan sih- pernah bersinggungan sama hal-hal yang kayak gini. Tapi ku pernah denger dari temen, yang di sekitar daerah rumahnya udah biasa sama praktek-praktek ‘perdukunan’. Bahkan sampai ustad dan kiayi-nyapun sudah biasa mempraktekan hal-hal tersebut. Dari situ aku baru tahu, oh ternyata ada lingkungan kayak gitu. Ga kebayang kalau tumbuh besar di daerah yang bahkan tokoh agamanya saja sudah menganggap sihir itu biasa, waah, pasti akan lebih sulit untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah.

Maka terakhir doanya, semoga kita selalu dilindungi dari segala jenis sihir, semoga kita selalu dimampukan untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah.

Aamiin.

Semoga ada manfaat yang bisa diambil~

Komentar

Postingan Populer