Budaya Sekulerisme
Berawal dari paham sekulerisme yang memisahkan antara urusan dunia dan urusan akhirat, makin lama makin kesini kita sebagai muslimin juga mulai ikut terpengaruh.
Kebanyakan dari kita sekarang hanya akan melihat alasan yang
kasat matanya saja saat melihat bencana alam terjadi, dan melupakan fakta bahwa
ada Allah yang Maha Mengatur semua itu dibaliknya.
Kalian pasti tahu kalau kita membuat pelanggaran di sekolah
atau kantor, kita akan diberikan surat peringatan bukan? Begitu juga sebenarnya
fungsi bencana alam bagi kita sebgai manusia.
وَمَآ اَصَابَكُمْ
مِّنْ مُّصِيْبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ اَيْدِيْكُمْ وَيَعْفُوْا عَنْ كَثِيْرٍۗ “Dan
musibah apa pun yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu
sendiri, dan Allah memaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu)” (Qs.Asy-Syura:30)
Adanya bencana
alam hadir sebagai peringatan agar jangan sampai kita merasa aman dari makarnya
Allah setelah melakukan suatu dosa, karena dosa tersebutlah yang akan menjadi
penyebab terjadinya bencana alam; yang mana adalah sebagai peringatan kepada
kita.
Nabi Adam
diturunkan karena kemaksiatan yang ia perbuat. Nabi Yunus ditelan paus karena kemaksiatan
yang ia perbuat. Kaum Nabi Nuh ditenggelamkan karena kemaksiatan yang mereka
perbuat. Dan begitu juga kaum-kaum lainnya yang dikirimkan kebinasaan karena
kemaksiatan yang mereka perbuat.
Jadi kalau
kita sedang tertimpa musibah, mungkin ada dosa yang Allah ingin kita sadar dan
perbaiki sebelum akhirnya menjadi penghalang kita masuk surga di akhirat kelak.
Selain dari
bencana alam, ada musibah yang lebih parah kehadirannya; yaitu matinya hati. Hati
yang mati adalah hati yang tidak bisa membaca tanda-tanda kekuasaan Allah. Dan salah
satu cirinya adalah mereka yang terus merasakan kenikmatan dalam setiap dosa
dan kemaksiatan yang mereka lakukan, tanpa ada keresahan sama sekali.
Jadi dari
ayat ini belajar, agar selalu intropeksi diri dan segera kembali kepada Allah
jika sedang ditimpa suatu musibah atau kesusahan. Bukan malah menyalahkan orang
lain, takdir, atau bahkan Allah. Karena termasuk hati yang bersih, adalah hati
yang dapat menangkap setiap pesan baik yang Allah selipkan dalam setiap
kejadian di hidup kita.
Terakhir doanya,
semoga kita termasuk orang-orang yang selalu dapat menangkap pesan dari Allah
SWT.
Aamiin.
Semoga ada
manfaat yang bisa diambil~
Komentar
Posting Komentar