Hitung-Hitungan Dosa

Kita adalah manusia yang tentu tidak akan pernah lepas dari yang namanya khilaf dan salah. Sebaik apapun diri kita, pasti pernah melakukan perbuatan dosa baik disengaja ataupun tidak.

Makanya Allah menenangkan diri kita dengan kalimat,

اِنَّ الْحَسَنٰتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّاٰتِۗ “Perbuatan-perbuatan baik itu menghapus kesalahan-kesalahan.” (Qs.Hud:114)

Yang berarti perbuatan-perbuatan dosa kita, bisa dihapuskan dengan perbuatan baik yang kita lakukan.

Gambaran amal kebaikan terhadap dosa kita seperti deterjen yang dapat membersihkan baju putih penuh lumpur menjadi putih kembali.

Kalian pasti pernah dengar kisah seseorang yang telah membunuh 100 orang namun dimasukan ke surga oleh Allah, karena usahanya untuk bertaubat diterima olehNya. Padahal orang tersebut belum sampai sempat bertaubat. Begitulah kurang lebih fungsi perbuatan baik kepada dosa kita, bisa kembali memutihkan baju yang telah terkena lumpur.

Lalu bagaimana caranya agar amalan kita bisa menjadi penghapus dosa? Salah satunya bisa dengan menambahkan niat ke dalam setiap perbuatan baik kita. Karena memperbanyak niat dalam amalan itu adalah salah satu perbuatan yang mulia.

Misal kita puasa senin-kamis, tapi tidak hanya dengan niat menjalankan sunnah, kita tambahkan niat ‘sebagai penghapus dosa-dosa kita kemarin’ juga ke dalamnya. Begitu juga dengan amalan-amalan kebaikan kita lainnya, misal bersedekah, menolong orang yang terkena musibah, dll.

Dengan konsep yang sama pun kita sebagai pelajar juga bisa ikut menambahkan niat ‘agar mempermudah proses menuntut ilmu’ dalam setiap amal kebaikan yang kita lakukan. Dengan harapan setiap amal-amal kebaikan kita juga bisa menjadi wasilah yang memudahkan proses kita belajar.

Tapi dengan adanya ayat ini, bukan berarti kita bisa perhitungan dengan Allah, “Gapapa sekarang berbuat dosa, toh nanti bisa dibayar dengan berbuat baik.” Gaya sekali kita membuat perhitungan, padahal perhitungan Allah tidaklah sama dengan perhitungan kita.

Meremehkan dosa kecil saja sudah termasuk kepada dosa besar, apalagi ini merasa bisa membuat perhitungan sendiri menggunakan ayatNya.

Ayat ini hadir berfungsi untuk menenangkan kita sebagai hambaNya yang tidak sengaja terperosok ke dalam dosa, agar tidak berputus asa dalam mencari pengampunan.

Pun Allah akan menilai semua perbuatan kita berdasarkan niatnya, kalau niatnya saja dari awal sudah tidak baik, maka akan tidak baik pula seluruh perbuatannya.

Kita selalu diminta untuk berhati-hati agar tidak terjerumus ke dalam dosa, karena dosa termasuk  polusi hati yang dapat menghalangi hidup kita dari keberkahanNya.

Jadi doanya, semoga kita termasuk dari bagian hambaNya yang selalu menjaga diri dari perbuatan dosa dan selalu diberikan kemudahan dalam meminta pengampunan.

Aamiin.

Semoga ada manfaat yang bisa diambil~

 

Komentar

Postingan Populer