Memenangkan Hati Wanita
Banyak fitnah yang mengatakan bahwa islam menempatkan wanita pada diskriminasi. Padahal justru islam yang paling detail mengatur hidup wanita dengan tujuan menjaganya. Bahkan sampai-sampai, Allah langsung yang memerintahkan agar laki-laki berbuat baik kepadanya,
وَعَاشِرُوْهُنَّ
بِالْمَعْرُوْفِ “Dan bergaullah dengan mereka menurut cara yang patut.” (Qs.An-Nisa:19)
Ma’ruf
disini berarti cara yang baik, cara yang syar’I, yaitu yang sesuai syariat dan
tidak melampaui batas.
Materi
kali ini lebih fokus kepada bagaimana seharusnya laki-laki memuliakan
perempuan. Dan sebenernya kurang pas untuk aku nyampein materi kayak gini. Jadi
sekilas aja, aku mau nyampein 10 nasihat Imam Ahmad kepada putranya sebelum ia menikah,
yang aku dapetin dari materi di kelas.
1.
Bukti Cinta
Perempuan itu butuh bukti cinta, bisa dibuktikan
melalui tanggung jawab, salah satunya yaitu mencari nafkah.
2.
Kata-kata Cinta
Kelemahan perempuan itu ada pada pendengarannya,
kata-kata. Disaat kelemahan laki-laki itu ada pada matanya, melihat fisik. Maka
sampaikanlah cinta juga melalui kata-kata, tapi ingat untuk membersamainya
dengan bukti; seperti yang sudah disebutkan di poin pertama. Jangan sampai
hanya kata-kata saja tanpa buktinya secara langsung.
3.
Jangan terlalu keras, juga jangan
terlalu lembek
Disaat laki-laki terlalu keras, maka hati wanita akan
ikut keras, tidak akan bisa lagi nurut wanita tersebut kepada suaminya. Tapi
jika laki-laki terlalu lembek, maka laki-laki akan dimanfaatkan oleh bengkoknya
wanita. Jadilah diantara keduanya; tau kapan harus keras atau tegas, dan kapan
harus lembut.
4.
Perlakukanlah sebagaimana kamu
ingin diperlakukan
Jika kamu ingin ia berkata lembut, maka berlemah
lembutlah kepadanya, jika kamu ingin ia rapih maka rapihlah terlebih dahulu.
Jangan sampai kita meminta 10 dari pasangan, tapi kita sendiri masih bernilai 5
(aku rasa ini berlaku juga bagi perempuan).
5.
Rumah adalah kerajaan bagi wanita
Perempuan itu khas dengan ingin memiliki rumah (kalo
dipikir-pikir kayaknya iya juga, tapi aku sendiri ga ngerasa sampe denger
materi ini). sejak dulu wanita selalu khas dengan rumah, inilah kenapa Bunda
Asiyah dan Bunda Khadijah saat diberikan kabar gembira sama-sama dalam bentuk
rumah di surga.
Laki-laki itu kesenangannya terletak pada
barang-barang; gadget, motor, mobil, dll. Maka biarkan wanita yang menjadi
pengatur rumah, jangan sampai laki-laki yang mendominasi rumah, sebab itu
adalah singgasananya wanita.
6.
Pintu surganya telah berpindah
kepadamu
Ini berarti apapun yang laki-laki perintahkan
perempuan harus manut. Maka tetap berilah waktu kepadanya untuk bertemu dengan
keluarga dan teman-temannya. Jangan sampai ia merasa terkekang setelah menikah
denganmu.
7.
Perempuan diciptakan dari tulang
rusuk yang bengkok
Bengkoknya wanita itu justru adalah sumber
keindahannya, jika tepat sesuai dengan fitrahnya. Maka tugas laki-laki adalah
membimbingnya agar ia terus sesuai dengan fitrah.
8.
Perempuan itu memiliki sifat
amnesia dengan kebaikan suaminya
(Haha belum relate si, tapi kayaknya bakal iya) Maka
sabar, maklumi, lalu arahi. Jangan sampai malah didebati.
9.
Perempuan lebih lemah secara fisik
Bukannya merendahkan perempuan, tapi ini fitrah.
Bahkan Allah saja sampai memberikan perempuan libur dalam rangkaian ibadahnya.
Maka sebagai laki-laki juga harus paham, jangan sampai membebankan kepada
wanita tumpukan kewajiban yang belum tentu ia sanggup menjalaninya.
10.
Istri itu seperti tawanan, maka
perlakukan ia dengan baik
Ini mirip nomor 6, saat sudah menjadi istri, bahkan
untuk puasa, pergi keluar, atau bahkan sekedar menerima tamu saja seorang
wanita harus meminta izin telebih dahulu kepada suaminya. Maka jangan terlalu
kekang ia, tapi juga terus jaga agar jangan sampai ia kebablasan.
Inilah 10 nasihat Imam
Ahmad kepada anaknya, yang mewakili kata “Ma’ruf” pada ayat di atas.
Terakhir penutupnya, “Perempuan itu terkenal dengan pengorbanannya, jika
hati mereka telah terkuasai. Sedangkan menguasai hati perempuan itu tidak bisa dengan
nominal harta, tapi dengan kema’rufan yang kita tunjukan kepadanya.”
Walaupun
mungkin materi ini bukan untuk aku atau kamu yang perempuan, tapi kita jadi
bisa belajar, bahwa inilah standar laki-laki yang baik.
Semoga
ada manfaat yang bisa diambil~
Komentar
Posting Komentar