Mendapat Pertolongan
Kita sebagai manusia tidak akan lepas dari yang namanya ujian. Pun setelah beriman, “Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, “Kami telah beriman,” dan mereka tidak diuji?” (Qs.Al-Ankabut:2)
Lalu adakah langkah yang
akan memudahkan kita dalam menjalani ujian tersebut? Pada ayat 69 kita akan
diberikan jawabannya.
وَالَّذِيْنَ جَاهَدُوْا فِيْنَا
لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَاۗ وَاِنَّ اللّٰهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِيْنَ “Dan
orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, Kami akan tunjukkan
kepada mereka jalan-jalan Kami.” (Qs.Al-Ankabut:69)
Singkatnya, Allah menyampaikan akan memberikan
petunjuk bagi mereka yang bersungguh-sungguh di jalanNya.
Tidak ada yang pernah menjamin bahwa jalan
keimanan akan mudah. Perjalanan Nabi Nuh yang didustakan oleh istri dan
anaknya, Nabi Ibrahim yang dibakar, Nabi Yufuf yang dijual dengan harga murah
sebagai budak, sampai kisah-kisah Nabi Muhammad yang sering kita dengar begitu
penuh perjuangan.
Dari mereka kita belajar, bahwa jalan keimanan
memang tidak pernah mudah. Tapi Allah menjanjikan petunjuk, bagi mereka yang
bersungguh-sumgguh berjuang dalam keimanannya.
Di kajian kali ini kita dikasih video seorang atlet
taekwondo yang dapat memenangkan pertandingan padahal ia tidak memiliki kaki
dan tangan. Sebab dari kesungguhannya, maka Allah beri kemudahan sehingga ia
dapat meraih kesuksesan jauh melebihi dari keterbatasannya. Sesuatu yang
mungkin kalau kita pikir dengan logika, tidak akan mungkin terjadi; bagaimana
bisa orang yang tidak memiliki tangan dan kaki dapat mengalahkan lawannya yang
tidak cacat sama sekali?
Itu baru urusan dunia, bagaimana kalau kita
bersungguh-sunguh dalam urusan akhirat? Sebesar apa pencapaian yang bisa kita raih
dengan kemudahan yang Allah berikan ditengah-tengah perjalanannya.
Dalam urusan akhirat konsep usaha tidak akan
mengkhianati hasil berlaku. Hasil yang akan kita raih selalu akan sama besar
dengan apa yang kita korbankan. Entah itu waktu, tenaga, harta, dan apapun itu
yang kita korbankan untuk hasil akhirat tidak akan pernah sia-sia. Sebab Allah yang menilai kita dari
prosesnya.
Dari ayat ini kita belajar, saat kita sedang
kesusahan dalam menghadapi sesuatu, mungkin kita masih kurang bersungguh-sungguh
dalam mengusahakannya aja, sehingga Allah belum menurunkan pertolongannya; dengan
menunjukan jalan terbaik menuju tujuan tersebut, kepada kita.
Semoga ada manfaat yang bisa diambil~
Komentar
Posting Komentar