Mudah Bersumpah

Akan datang suatu zaman di mana manusia akan melakukan apa saja demi memenuhi keinginannya, termasuk dalam menggampangkan sumpah.

Sumpah sendiri adalah suatu perkataan yang hadir untuk memperkuat pernyataan kita sebelumnya. Saking pentingnya perkara sumpah ini, Allah sendiri yang meminta kita untuk menjaganya;

وَاحْفَظُوْٓا اَيْمَانَكُمْ “Jagalah sumpah-sumpahmu” (Qs.Al-Maidah:89)

Untuk itu, dikesempatan kali ini aku akan berbagi bagaimana sih cara bersumpah yang benar itu?

-          Bersumpah atas nama Allah

Kita diperbolehkan bersumpah hanya dengan nama Allah. Karena dengan bersumpah dengan nama selainNya, sudah termasuk dalam kesyirikan; karena kita tidak lagi bergantung hanya kepadaNya.

Termasuk juga tidak boleh bersumpah atas nama Rasulullah, karena rasul juga termasuk makhluk, meskipun benar terhitung manusia yang paling mulia. Tapi kehadiran rasul itu fungsinya adalah sebatas untuk kita ikuti petunjuknya, tidak sampai kita agungkan lebih dari seharusnya.

-          Tidak boleh dipakai untuk menutupi kesalahan/kebohongan

Bayangkan jika ada teman kita yang bawa-bawa nama kita saat ia sedang berbohong kepada orang lain, kira-kira kita bakal marah ga? Atau setidaknya ngerasa kesal? Begitu juga dengan Allah, termasuk merendahkanNya jika kita menggunakan sumpah atas namaNya untuk hal yang bahkan tidak diridhai olehNya.

-          Jangan mudah bersumpah dan meminta sumpah

Mudah bersumpah itu adalah kebiasaannya orang yahudi dan munafik, yang biasanya sudah sulit dipercaya oleh sekitarnya, akhirnya menggunakan sumpah untuk mengemis kepercayaan kepada mereka.

Begitu juga dengan meminta sumpah, tidak baik memaksakan orang lain untuk bersumpah kepada kita, terutama untuk hal-hal remeh temeh. Sedihnya adalah sekarang banyak situasi (contoh: tren prank) yang membuat banyak dari kita yang jadi mudah saja menuntut sumpah dari temannya, “Bener lu? Sumpah? Demi apa?”

Padahal seharusnya sumpah tidak bertempat pada hal-hal remeh temeh seperti ini.

-          Harus berkomitmen dengan sumpah yang kita buat

Salah satu kemuliaan manusia berada pada bagaimana mereka menjaga sumpahnya, bagaimana mereka berkomitmen dan berusaha keras untuk memenuhinya.

Salah satu dari ciri munafik adalah berbuat tidak sesuai perkataannya, maka menjaga sumpah ini termasuk menjaga diri dari sifat munafik tersebut.

-          Jangan berjanji yang tidak mampu kita penuhi

Berani bersumpah berarti juga harus berani berkomitmen atas hal tersebut. Dengan berjanji berarti kita sudah melibatkan Allah dalam perkataan kita, tidak lagi hanya kepada orang yang kita berikan janjinya saja.

Makanya kita diminta untuk berhati-hati dalam membuat sumpah, karena khawatir kalau kita terlalu mudah bersumpah, kita akan lupa apa saja yang sudah kita sumpahkan, sehingga kita juga akan kesulitan untuk memenuhinya.

Lalu misalkan kita sudah terlanjur membuat sumpah namun dalam perjalanannya kita tidak bisa memenuhinya? Kita tidak bisa asal bilang, “Toh Allah paham ini” lalu lepas komitmen begitu saja, ada langkah untuk membatalkan dosa saat tidak bisa memenuhi sumpah:

1.       Memberikan mekan kepada 10 orang miskin

2.       Memberikan pakaian

3.       Membebaskan budak

Jika tidak bisa memenuhi salah satu dari tiga ini, kita bisa berpuasa 3 hari.

Inilah mulianya islam, kita diminta untuk tidak bermudah-mudah dalam memberikan sumpah. Selain untuk menjaga kehormatan diri, juga untuk menjaga hati orang lain.

Terakhir doanya, semoga kita termasuk dalam orang-orang yang dapat berkomitmen dengan setiap sumpah kita.

Aamiin.

Semoga ada manfaat yang bisa diambil~ 

Komentar

Postingan Populer